Jakarta, CNBC Indonesia – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) mengumumkan telah membayar klaim meninggal dunia dan kesehatan sebesar Rp164 miliar selama kuartal pertama di 2024. Adapun kebanyakan klaim tersebut dari asuransi kesehatan.

Melalui keterangan tertulis, Wianto Chen, CEO & Presiden Direktur MSIG Life menjabarkan, klaim kesehatan meningkat 20% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Salah satunya penyebabnya adalah inflasi medis yang meningkat selama beberapa tahun terakhir,” ujar Wianto pada Selasa, (14/5/2024).

Dari klaim tersebut, dapat terlihat bahwa banyak nasabah MSIG yang menderita infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), infeksi pencernaan, thypus hingga Demam Berdarah Dengue (DBD). Lukman Auliadi, Head of Customer & Marketing MSIG Life menyampaikan, hal ini perlu diwaspadai.

“Untuk itu, Perusahaan mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menjaga gaya hidup sehat, memperhatikan asupan nutrisi, menjaga lingkungan sekitar tetap bersih dan berolahraga dengan cukup khususnya di musim pancaroba seperti saat ini,” ungkap Lukman.

Sementara itu, MSIG Life menyampaikan bahwa rasio kecukupan modal atau Risk Based Capitalnya (RBC) per Maret 2024 tercatat sebesar 1.998%, atau di atas ketentuan minimum dari regulator sebesar 120%.

Sebelumnya, per tahun 2023, MSIG Life telah menyalurkan pembayaran klaim kesehatan dan meninggal dunia sebanyak lebih dari Rp608 miliar.

Lebih lanjut, pembayaran klaim kesehatan di perusahaan asuransi yang dulu bernama Sinarmas MSIG ini meningkat sebesar 39% sepanjang 2023. Adapum Penyakit yang paling banyak diklaim oleh nasabah individu dan nasabah kumpulan diantaranya kanker, penyakit jantung, penyakit tulang dan sendi, penyakit pencernaan, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Asuransi Jasindo Bayar Klaim Gagal Panen Petani Rp 1,1 Miliar


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *