Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten bank digital PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) sepakat untuk mengangkat Eri Budiono sebagai direktur utama baru. Keputusan ini disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar 30 April 2024 lalu.

Selain itu, Bank Neo juga menyetujui pengunduran diri Tjandra Mindharta Gozali selaku komisaris, sekaligus menyetujui pengangkatan Kreisna Dewantara Gozali untuk mengisi jabatan tersebut. Bank tersebut juga sepakat untuk mengangkat kembali Pramoda Dei Sudarmo sebagai Komisaris Independen BBYB.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pengangkatan Eri dan Kreisna akan berlaku efektif usai mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan laman LinkedIn pribadinya, Eri merupakan seorang bankir yang memiliki berbagai pengalaman di sejumlah bank. Pada tahun 1993 hingga 2000, ia menjabat sebagai Corporate Banking Manager ABN AMRO Bank Indonesia.

Kemudian pada tahun 2000 hingga 2007, Eri menjabat sebagai Head of Global Banking di HSBC. Pada tahun 2009 hingga 2015, ia menjabat sebagai Corporate and Investment Banking Director di Rabobank Indonesia.

Kemudian pada tahun 2015 hingga 2020, Eri menjabat sebagai Global Banking Director di Maybank Indonesia. Pada tahun 2020 hingga 2022, ia kembali ke HSBC sebagai head of commercial banking.

Sementara itu, Kreisna saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur emiten sawit PT Gozco Plantations Tbk. (GZCO). Kreisna merupakan anak dari Tjandra, yang ia gantikan sebagai Komisaris BBYB.

Tjandra sendiri menjabat komisaris dan juga memimpin Grup Gozco. Grup itu menaugi BBYB dan GZCO.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Paylater Akulaku Masih Disetop OJK, Saham Bank Neo (BBYB) Ambles


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *