Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (25/4/2024), setelah kemarin naik nyaris 1%.

IHSG turun 0,27% ke level 7.155,294. Sebanyak 208 saham naik, 338 saham turun, dan 235 saham stagnan. 

Investor melakukan transaksi sebanyak 1,11 juta kali dengan nilai Rp 14,83 triliun yang melibatkan 26,66 miliar lembar saham. 

Adapun sejak pagi tadi, IHSG sudah tampak lesu. Indeks dibuka melemah 0,41% atau 29 poin ke posisi 7.145,099.

Sebagai informasi, kemarin IHSG ditutup melesat 0,9% ke posisi 7.174,53, setelah Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,25%. 

Sementara itu, 

Sebelumnya, BI menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bp) ke level 6,25%, dari sebelumnya di level 6%. Ini menjadi kedua kalinya suku bunga dinaikkan sejak pandemi Covid-19. Adapun terakhir BI menaikkan suku bunga acuannya yakni pada Oktober 2023.

Kenaikan ini juga berbeda dengan hasil polling yang dihimpun oleh CNBC Indonesia Research dari 14 institusi yang menunjukkan sembilan di antaranya memproyeksi bahwa BI masih akan menahan suku bunga. Dari 14 institusi, hanya lima yang memperkirakan BI menaikkan suku bunga.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 23-24 April 2024 memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 6,25%,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyosaat konferensi pers secara daring, Rabu (24/4/2024).

Meski suku bunga kembali dinaikkan, tetapi masih akan ada stimulus yang diberikan BI untuk menjaga daya tahan pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu melalui kebijakan makroprudensial yang longgar.

Kebijakan makroprudensial longgar itu untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada dunia usaha dan rumah tangga.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Masih Menanjak, IHSG Bisa Tutup Tahun 2023 di 7.300-an?


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *