Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) akan melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak 5 miliar lembar saham dengan nilai nomina Rp 100 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), setiap pemegang saham yang memiliki 10.000.000.000 lembar saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 24 Juni 2024 pukul 16.00 WIB mempunyai 4.153.232.455 HMETD di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru.

HMETD ini diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan selama 5 hari kerja mulai tanggal 26 Juni 2024 sampai dengan 2 Juli 2024. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak akan berlaku lagi.

Pemegang saham pengendali Perseroan, PT Akulaku Silvrr Indonesia, selaku pemilik dari 27,32% saham Perseroan dan Rockcore Financial Technology Co.Ltd selaku pemilik saham Perseroan sebesar 6,12% saham Perseroan yang merupakan pemilik lebih dari 5% saham, telah menyatakan kesanggupan untuk melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya untuk membeli saham baru yang diterbitkan dalam rangka PMHMETD VII.

Jika saham baru yang ditawarkan dalam PMHMETD VII ini tidak seluruhnya diambil bagian atau dibeli oleh pemegang saham Perseroan atau Pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan Harga Pelaksanaan.

“Dalam PMHMETD VII ini tidak terdapat pembeli siaga. Dengan demikian, apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa HMETD yang tidak dilaksanakan, maka terhadap seluruh HMETD yang tersisa tersebut tidak akan dikeluarkan saham dari portepel,” tulisnya, Senin (22/4).

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD VII, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipergunakan seluruhnya guna memperkuat struktur permodalan Perseroan dan sebagai modal kerja Perseroan untuk membiayai peningkatan kredit dan aset produktif lainnya dalam rangka pengembangan usaha.

Sebagai informasi, PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) mencatat rugi bersih Rp573,18 miliar pada 2023. Kerugian tersebut turun dibandingkan rugi bersih pada tahun sebelumnya Rp789,05 miliar.

Penurunan rugi bersih bank didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) 86,32% secara tahunan (yoy) menjadi Rp3,1 triliun pada 2023.

Sementara margin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank naik dari 13,83% pada 2022 menjadi 18,39% pada 2023.

Adapun Jadwal PMHMETD VII sebagai berikut:

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa: 8 Agustus 2023

Tanggal Efektif: 10 Juni 2024

Tanggal Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham yang berhak atas HMETD (Recording Date): 24 Juni 2024

Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD
Pasar Reguler dan Negosiasi: 20 Juni 2024
Pasar Tunai: 24 Juni 2024

Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD
Pasar Reguler dan Negosiasi: 21 Juni 2024
Pasar Tunai: 25 Juni 2024

Tanggal Distribusi HMETD: 25 Juni 2024

Tanggal Pencatatan HMETD di BEI: 26 Juni 2024

Periode Perdagangan HMETD: 26 Juni – 2 Juli 2024

Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD: 28 Juni – 4 Juli 2024

Tanggal Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan: 4 Juli 2024

Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan: 5 Juli 2024

Tanggal Penyerahan Saham Hasil Pemesanan Saham Tambahan: 8 Juli 2024

Tanggal Pengembalian Kelebihan Uang Pemesanan Saham Tambahan: 8 Juli 2024

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Tambah Modal, PYFA Mau Rights Issue & Terbitkan Waran


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *