Jakarta, CNBC Indonesia – PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) berencana akan melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham maksimum Rp1 triliun dengan jumlah saham maksimum 625 juta lembar saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi buyback saham tersebut akan dilaksanakan terhitung sejak tanggal 16 Mei 2024 hingga 15 Mei 2025.

Manajemen menyebut, nantinya pendapatan perseran akan turun akibat dari pelaksanaan aksi korporasi ini. Sebab perseroan akan menggunakan dana internal sebagai sumber pembiayaan pembelian saham.

“Perseroan memperkirakan dampak penurunan pendapatan bunga adalah sekitar Rp45 miliar,” tulis manajemen, Jumat (5/4).

Dengan mempertimbangkan penurunan pendapatan dan jumlah saham yang dibeli kembali, perseroan memperkirakan proforma laba per saham periode tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah Rp59,6/saham dibandingkan laba per saham yang dibukukan sebesar Rp59,8/saham.

Perseroan membatasi harga pembelian saham sebesar maksimum Rp1.600 per saham.

Mengacu pada Pasal 9 ayat (1) POJK No. 29 Tahun 2023, pembelian kembali saham Perseroan akan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah tanggal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menyetujui pembelian kembali saham.

“Pembelian kembali akan dilaksanakan melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia, dan untuk itu Perseroan akan menggunakan lasa dari perantara pedagang efek,” tulis manajemen.

Pembelian kembali saham diharapkan memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham Perseroan secara fundamental. Selain itu, juga memberikan fleksibilitas bagi
Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang, di mana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika Perseroan memerlukan penambahan modal.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Habis Caplok Commonwealth, OCBC NISP Buyback Saham Rp800 Juta


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *